Home Metode Menghapal Al Quran Memperbanyak Murojaah

Memperbanyak Murojaah

236
0

Setelah ayat-ayat Al-Quran dihafal secara keseluruhan, hal lain yang perlu mendapat perhatian yang lebih besar adalah bagaimana menjaga hafalan tersebut agar tetap melekat pada ingatan.Ada beberapa cara dalam memelihara hafalan Al-Qur’an, dan yang paling penting dalam cara tersebut adalah istiqomah dalam murojaah. Istiqomah murojaah merupakan satu-satunya cara untuk menguatkan hafalan Al-Qur’an.

Murojaah adalah menjaga hafalan Al Quran dengan terus-menerus mengulangnya guna meraih mutqin (kuat) dalam bacaan, hafalan, pemahaman, dan pengamalan yang menjadi impian seluruh para hafizh Quran. Murojaah terkait dengan kualitas hapalan, berapapun kuantitas hapalan yang dimiliki.

Murojaah merupakan bagian inti dari tahfizh Quran. Orang yang telah diberi taufik oleh Allah untuk menghapal Al Quran harus selalu menjaga hapalannya melalui murojaah. Menjadikan murojaah sebagai wirid harian merupakan hal penting dan banyak manfaat dalam menjaga dan menguatkan hapalan.

Allah telah menjamin bahwa Al Quran itu mudah dihapalkan. Walau demikian hapalan tersebut sangat cepat lepas dan terlupakan jika seorang hafiz tidak menjaganya dengan murojaah. Benarlah Rasulullah SAW yang bersabda seperti termaktub dalam hadis riwayat Al Bukhari dan Muslim: “Jagalah oleh kalian Al Quran itu. Demi Zar yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, ia lebih cepat lepas daripada lepasnya unta dari tambatannya.”

Beberapa tips dalam murojaah:

  1. Banyak mengulang hafalan ayat quran yang sudah dihafal sampai benar-benar lancar, sebelum beranjak ke hafalan selanjutnya.
  2. Sering-sering membaca Alquran., bukan cuma menghafal saja.
  3. Luangkan waktu untuk melakukan murojaah, bukan mencari waktu luang dulu baru murojaah.
  4. Mendengarkan murottal Alquran. Dengan mendengarkan lantunan ayat suci Alquran, maka secara tidak langsung akan terserap ke dalam otak.
  5. Sangat disarankan untuk mencari patner menghafal, tujuannya untuk saling menyimak hafalan atau murajaah.
  6. Manfaatkan seluruh hapalan Al Quran dalam salat, tidak hanya ayat atau surat tertentu saja.

 

 

Previous articleMemperdengarkan Hapalan kepada Orang Lain
Next articleMenggunakan Satu Mushaf Standar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.