Beranda Uncategorized 2 Etika Terhadap Al Quran

2 Etika Terhadap Al Quran

422
0

Al Quran adalah kitab suci wahyu Allah. Memperlakukan Al Quran haruslah disesuaikan dengan kemuliaannya yang tidak bisa disamakan dengan kitab bacaan karangan manusia. Berikut beberapa etika terhadap Al-Quran beserta dalil dari Al-Quran dan Hadis.

  1. Membaca dengan tartil (perlahan-lahan dan jelas):

   – Dalil Al-Quran: “Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan.” (QS. Al-Muzzammil: 4)

   – Hadis: Dari Ummu Salamah, dia berkata: “Rasulullah membaca Al-Qur’an dengan tartil. Beliau menjelaskan bacaan satu per satu hurufnya.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi)

  1. Berwudhu sebelum membaca Al-Quran:

   – Dalil Al-Quran: “Tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan.” (QS. Al-Waqi’ah: 79)

   – Hadis: Dari Al-Muhajir bin Qunfudz, dia berkata: “Aku datang kepada Nabi sementara beliau sedang buang hajat. Maka aku memberikan salam kepada beliau, dan beliau tidak menjawabku sampai beliau berwudhu. Kemudian beliau menjelaskan: ‘Sesungguhnya aku tidak suka menyebut nama Allah kecuali dalam keadaan suci.'” (HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i)

  1. Membaca Al-Quran dengan tajwid:

   – Dalil Al-Quran: “Dan Al-Qur’an itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.” (QS. Al-Isra: 106)

   – Hadis: Dari Aisyah, dia berkata: “Rasulullah bersabda: ‘Orang yang mahir dengan Al-Qur’an akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat, dan orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata serta merasa kesulitan, maka baginya dua pahala.'” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Mengamalkan isi Al-Quran:

   – Dalil Al-Quran: “Ini adalah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” (QS. Shad: 29)

   – Hadis: Dari Aisyah, dia berkata: “Akhlak Rasulullah adalah Al-Quran.” (HR. Muslim)

  1. Mendengarkan bacaan Al-Quran dengan khusyuk:

   – Dalil Al-Quran: “Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah dan diamlah, agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-A’raf: 204)

   – Hadis: Dari Abu Hurairah, dia berkata: “Rasulullah bersabda: ‘Siapa yang mendengarkan satu ayat dari Kitab Allah, maka dicatat baginya kebaikan yang dilipatgandakan.” (HR. Ahmad)

  1. Menghormati dan memuliakan Al-Quran:

   – Dalil Al-Quran: “Sesungguhnya Al-Qur’an ini adalah bacaan yang sangat mulia.” (QS. Al-Waqi’ah: 77)

   – Hadis: Dari Abdullah bin Umar, dia berkata: “Rasulullah bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengangkat derajat beberapa kaum dengan kitab ini dan merendahkan yang lain dengannya.'” (HR. Muslim)

Dengan menerapkan etika-etika ini, kita menunjukkan rasa hormat dan penghargaan kita terhadap Al-Quran sebagai kitab suci yang merupakan petunjuk hidup bagi umat Islam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.